Wacana Pemekaran KAMMI Komisariat, Antara Peluang dan Tantangan | KAMMI NEWS

Wacana Pemekaran KAMMI Komisariat, Antara Peluang dan Tantangan

Wacana Pemekaran KAMMI Komisariat, Antara Peluang dan Tantangan   * Sigit Hidayat (Kebijakan Publik KAMMI Banjarmasin) "Sesu...


Wacana Pemekaran KAMMI Komisariat, Antara Peluang dan Tantangan  

* Sigit Hidayat (Kebijakan Publik KAMMI Banjarmasin)


"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka." (QS. Ar-Ra'd :11)
Sore itu, Rabu 23 mei 2018, bertempat di area Gedung PSB Kampus UIN Antasari Banjarmasin, sembari menunggu waktu berbuka puasa, Pengurus Daerah (PD) KAMMI Banjarmasin bersama para Pengurus Komisariat (PK) KAMMI UIN Antasari mengadakan pertemuan untuk membahas terkait perkembangan KAMMI Komisariat.

Dalam pertemuan tersebut mengalir berbagai ide dan gagasan baru, termasuk wacana untuk melakukan pemekaran KAMMI Komisariat UIN Antasari. Para peserta yang hadir pada kesempatan tersebut sangat antusias mengikuti jalannya diskusi. Pro dan kontra pun menjadi pelengkapnya jalannya diskusi pada sore hari itu. Dan sampai berakhirnya agenda, para peserta belum mendapatkan titik temu dari kedua belah pihak yang bersebrangan.

Alhasil, masing-masing pengurus, baik Pengurus Daerah (PD) maupun dari Pengurus Komisariat (PK) KAMMI sepakat untuk mengadakan pertemuan lanjutan terkait pembahasan wacana pemekaran KAMMI Komisariat tersebut.

Selang beberapa hari, tepatnya pada tangal 26 mei 2018, bertempat di area Taman Hijau Kampus (Tajau), Pengurus Daerah dan Pengurus Komisariat kembali mengadakan pertemuan, kali ini dalam bentuk Jaulah dan Sosialisasi Program Kerja serta menindaklanjuti bahasan sebelumnya terkait wacana pemekaran Komisariat. Dan seperti pertemuan sebelumnya, hingga berakhirnya agenda rapat, para peserta pun belum mendapatkan hasil kesepakatan bersama.

Seperti halnya sebuah musyawarah, tidak selamanya ketercapaian mufakat benar-benar dilandasi oleh kesepakatan bersama seluruh peserta musyawarah, karena terkadang kemufakatan pun bisa juga terjadi melalui proses lobi maupun jajak pendapat.

Senin, 4 juni 2018. Bertempat di Wisma Shabra Satila (WSS) Pengurus Komisariat (PK) KAMMI UIN Antasari mengadakan rapat internal terkait bahasan tentang wacana pemekaran komisariat baru. Dihadiri sekitar 13 orang pengurus komisariat, dimana hasil dari pertemuan tersebut seluruh para peserta yang hadir sepakat untuk mendirikan komisariat persiapan fakultas Tarbiyah dan Keguruan(FTK), serta 5 orang kader dari fakultas Tarbiyah yang hadir pada rapat tersebut menyatakan bersedia dan siap jika sewaktu-waktu ditarik sebagai pengurus komisariat persiapan.

Sebenarnya, wacana pemekaran KAMMI Komisariat UIN Antasari ini merupakan agenda lama yang merupakan warisan dari kepengurusan sebelummnya dan sampai saat ini hanya menjadi sebuah wacana dan belum terealisasi, belum ada langkah kongkrit yang dilakukan untuk merealisasikan wacana tersebut. Dan wacana ini kembali dimunculkan pada saat pelaksanaan Musyawarah Komisariat (MUSKOM) XIII KAMMI UIN Antasari. Dimana salah satu poin penting yang menjadi pembeda dalam MUSKOM tersebut, yakni terkait adanya wacana untuk melakukan pemekaran komisariat di masing-masing fakultas.

Gagasan tentang pemekaran komisariat ini tentu bukan muncul dari sebuah pemikiran yang asal-asalan. Bukan sekadar ikut-ikutan organisasi pergerakan lainnya yang sudah mempunyai komisariat berbasis fakultas. Hal itu muncul didasari oleh semangat untuk memunculkan iklim kompetisi di dalam diri kader KAMMI itu sendiri dan juga untuk menumbuhkan komunikasi dan diskursus yang intens diantara kader.

Pemekaran komisariat tentu berbeda pemaknaannya dengan pembentukan komisariat yang benar-benar baru. Perbedaan itu setidaknya terlihat dari tujuan dan kondisinya saat itu. Pemekaran diperlukan untuk bisa berkembang lebih dinamis, dan tentunya adalah untuk mengembangkan eksistensi pergerakan organisasi itu sendiri dengan berbasis fakultas untuk menjaring kader-kader yang menguasai bidang keilmuannya masing-masing.

Dengan adanya pemekaran komisariat, tentu kerja yang dilakukan menjadi berbeda. Iklim kompetisi yang muncul pun menjadi semakin kuat dan hangat. Bukan hanya dalam internal organisasi KAMMI saja, namun juga dengan kompetitor pergerakan lainnya.

Pemekaran komisariat juga memungkinkan intensitas komunikasi, diskusi. Selain itu juga keadaan ini akan membuat kader semakin berpikir keras untuk memuncukan inovasi baru dalam tubuh organisasi, tak melulu bertindak pasifis dan mengandalkan kebijakan pusat (PD) saja.

Di satu sisi, tentu kita juga memaklumi alasan dari teman-teman yang tidak setuju dengan wacana pemekaran ini, alasanya adalah tentu terkait dengan masalah pembinaan kader yang selama ini masih belum berjalan maksimal. Dan ada banyak hal yang juga harus dipikirkan secara matang jika ide ini memang benar-benar direalisasikan. Terutama mengenai bagaimana membuat formulasi pengkaderan dan pergerakan yang disesuaikan dengan kultur yang lebih sempit dan lebih praktis. Selain itu juga harus diperhatikan bagaimana proses penempatan amanah kader agar tidak ada pola destruktif dalam menjalankan amanah.

Teman-teman yang kokoh memperjuangkan terbentuknya komisariat baru juga berdalih bahwa ide pemekaran komisariat ini muncul bukan tanpa alasan melainkan disebabkan oleh keresahan dengan kondisi KAMMI Komisariat UIN Antasari yang lambat sekali berkembang dan cenderung stagnan, sehingga KAMMI sulit bersaing dengan organisasi ekstra kampus lainnya, dimana tidak seimbangnya antara jumlah kader Ikhwan dan Akhwat pun juga menjadi permasalahan tersendiri yang harus dicari solusi dan jalan keluarnya, yang tentu membutuhkan banyak masukan dan kontribusi dari berbagai pihak yang berkepentingan dalam memajukan KAMMI ini, termasuk para alumni, pengurus daerah dan bahkan KAMMI wilayah pun harus memikirkan permasalahan tersebut.

Dinamika organisasi yang terjadi selama ini memberikan kita cukup pembelajaran berharga betapa pentingnya menegakan aturan main yang tegas untuk konteks internal organisasi. Tanpa bermaksud menghakimi komisariat kenapa KAMMI kurang bisa bersaing dengan organisasi eksternal lainnya, mungkin ini adalah akibat ketidakmampuan mekanisme organisasi untuk menyelesaikan permasalahan di internal KAMMI, masalah mentoring yang tidak jalan, sampai kader yang perlahan meng-alumni-kan diri.

Dan tentunya teman-teman yang pro terhadap pemekaran komisariat ini mengatakan solusinya adalah pemekaran, dan yang kontra mengatakan komisariat kita belum siap, komisariat harus berbenah diri terlebih dulu dan sebagainya. Namun pada akhirnya kita memang dihadapkan pada suatu fakta yang tak bisa dipungkiri, yakni setiap pilihan mempunyai konsekuensinya masing-masing.

Jika kita hanya terfokus dengan masalah di internal saja, maka selamanya KAMMI hanya berkutat pada hal-hal yang tidak substantif, hanya bertahan dengan masalah yang itu-itu saja, dan pada akhirnya KAMMI hanya akan berjalan di tempat, stagnan dan menunggu kapan waktu yang tepat untuk dibubarkan. (*)

Bersambung...
Nama

Agenda,28,Aksi,17,Aplikasi,1,Artikel,6,Audiensi,2,Berita,9,Daerah,33,Debat,1,Demonstrasi,68,Dialog,7,Diskusi,12,Ekonomi,17,Historis,2,Hukum,16,Internasional,9,KAMMI,4,Kamminews,38,Kampus,8,Kebangsaan,21,Keumatan,2,Konsolidasi,1,Muktamar,1,Musda,3,News,40,Opini,18,Orasi,24,Pelantikan,12,Pelatihan,1,Perempuan,9,Pernyataan,13,Politik,32,Religi,9,Sejarah,2,Sejarah KAMMI,1,Silaturahmi,11,Solidaritas,20,Sosial,29,Tentang KAMMI,1,Tradisi,2,Zona,6,
ltr
item
KAMMI NEWS: Wacana Pemekaran KAMMI Komisariat, Antara Peluang dan Tantangan
Wacana Pemekaran KAMMI Komisariat, Antara Peluang dan Tantangan
https://1.bp.blogspot.com/-iAtjnU5NzIU/WxikUVMQWzI/AAAAAAAAAxs/i2Eua3b5iAgGguW2NkHdLhAGDxmRq7ciACLcBGAs/s640/Rapat%2BKAMMI%2BUIN%2BAntasari.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-iAtjnU5NzIU/WxikUVMQWzI/AAAAAAAAAxs/i2Eua3b5iAgGguW2NkHdLhAGDxmRq7ciACLcBGAs/s72-c/Rapat%2BKAMMI%2BUIN%2BAntasari.jpg
KAMMI NEWS
https://www.kamminews.com/2018/06/wacana-pemekaran-kammi-komisariat-uin-antasari-bjm-antara-peluang-dan-tantangan.html
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/2018/06/wacana-pemekaran-kammi-komisariat-uin-antasari-bjm-antara-peluang-dan-tantangan.html
true
5458317180500775300
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy