20 Tahun Reformasi dan Sejarah Pergerakan KAMMI | KAMMI NEWS

20 Tahun Reformasi dan Sejarah Pergerakan KAMMI

20 Tahun Reformasi dan Sejarah Pergerakan KAMMI * Oleh Faikar Makarim (Ketua Umum KAMMI Universitas Padjadjaran) S iapa yang tak menge...


20 Tahun Reformasi dan Sejarah Pergerakan KAMMI

* Oleh Faikar Makarim (Ketua Umum KAMMI Universitas Padjadjaran)


Siapa yang tak mengenal KAMMI? Salah satu organisasi pergerakan mahasiswa terbesar di Indonesia yang kadernya tersebar di setiap kampus di belahan nusantara. Terlepas dari besarnya dan masifnya gerakan KAMMI saat ini, juga dilatarbelakangi oleh perjuangan  aktivis mahasiswa era orde baru, khususnya mahasiswa yang disebut Aktivis Dakwah Masjid dalam melawan kediktatoran rezim orde baru saat itu. Lahirnya KAMMI sangat erat kaitannya dengan runtuhnya era orde baru menuju transisi ke era reformasi. Rezim orde baru yang di pimpin oleh Presiden Soeharto ini membuat jenuh para aktivis mahasiswa yang mengekang kebebasan berpendapat serta membuat Negara Indonesia dalam kondisi kekacauan yang luar biasa saat itu yang dimana saat itu Soeharto sudah 32 tahun lamanya berkuasa.

Diawali dengan munculnya kebijakan NKK/BKK (Normalisasi Kebijakan Kampus atau Badan Koordinasi Kemahasiswaan) di tahun 1974 masa Orde Baru membuat gerah mahasiswa, kebijakan ini membuat semakin mempersempit ruang gerak mahasiswa dalam mengkritik pemerintah dan menjalankan aktivitasnya sebagai kaum cendikiawan. Setelah pemerintah menerapkan kebijakan tersebut, aksi protes oleh mahasiswa nyaris sepi karena kebijakan tersebut membuat mahasiswa sibuk dengan kegiatan rutin di dalam kampus, sehingga seakan mahasiswa terkekang di dalam aktivitas kampus. Kebijakan NKK/BKK ini berhasil membawa perubahan terhadap organisasi intra kampus, yang membuat kebebasan berpendapat semakin terpasung karena semua keputusan diatur oleh pihak kampus. Sehingga sepanjang tahun 1980-an, sangat sulit bagi mahasiswa untuk memprotes kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, dan membuat depolitisasi mahasiswa.

Mahasiswa tak akan pernah mau dibungkam begitu saja. Pola baru gerakan mahasiswa ini terjadi seiring bergantinya tahun. Gerakan mahasiswa ini terjadi karena tidak lagi tahan melihat kondisi sosial politik yang ada, sehingga gerakan baru seperti membuat kelompok studi, LSM dan komite aksi ini lahir. Namun demikian gerakan tersebut masih hanya bersifat lokal dan per-wilayahnya saja, tidak sering bersifat nasional. Memasuki era 1990-an, terjadi perubahan secara signifikan terhadap gerakan mahasiswa, perkembangan ini ditandai dengan munculnya kembali eskalasi-eskalasi aksi demonstrasi dan munculnya isu-isu substantif dan strategis gerakan mahasiswa.

Salah satu pola gerakan mahasiswa yang terjadi pasca diberlakukannya kebijakan NKK/BKK ini adalah merebaknya aktivitas keislaman di tahun 1980 hingga 1990-an, sehingga mucul masjid-masjid kampus seperti Masjid Salman ITB, Arif Rahman Hakim di UI dan Jama’ah Shalahudin di UGM, tempat ini yang digunakan para aktivis dakwah dalam membina mahasiswa muslim lain dan memperbincangkan keadaan sosial politik negara. Gerakan Tarbiyah juga menjadi salah satu latar belakang hadirnya semangat para aktivis keislaman dalam memperjuangkan bangsa dan negaranya. Pada tahun 1986 terbentuklah FSLDK (Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus) yang nantinya menjadi salah satu alasan hadirnya KAMMI.

FSLDK merupakan salah satu forum bertemunya para aktivis dakwah kampus yang tergabung dalam LDK (Lembaga Dakwah Kampus). Dalam penyelenggaran forumnya, FSLDK X ini berbeda dari forum-forum sebelumnya, karena berada di tengah-tengah kondisi krisis sosial, ekonomi dan politik. FSLDK X ini diselenggarakan pada tanggal 25-29 Maret 1998 di Universitas Muhammadiyah Malang, dengan forum tersebut dihadiri oleh 69 LDK dari setiap kampusnya. Di setiap sesi diskusi panel, ternyata diwarnai diskusi-diskusi mengenai perlunya LDK menyikapi situasi sosial politik yang berkembang saat itu. Perdebatan seru itupun muncul pada tahapan operasional teknisnya yang bagaimana bisa LDK menyikapi kondisi tersebut tanpa masuk ke dalam pusaran politik praktis. Akhirnya diambil inisiatif jalan tengah untuk membentuk formatur guna menindaklanjuti pembahasan mengenai keinginan tersebut, tim formatur tersebut beranggotakan 8 orang, yaitu : 1) Ananto Pratikno, 2) Badaruddin, 3) Andri Yunia Kusumawati, 4) Edi Chandra, 5) Faizal Sanusi, 6) Febri Nur Hidayat, 7) Muhammad Arif  Rahman dan 8) Suhendra. Tim formatur tersebut dibentuk guna memformulasikan terkait sikap LDK terahadap keadaan sosial politik yang ada saat itu.

Akhirnya tim formatur ini menyepakati bahwa wadah dalam menyikapi hal tersebut bernama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dengan menunjuk Fahri Hamzah sebagai Ketua Umum dan Haryo Setyoko sebagai Sekretaris Umum. Pada hari Ahad tanggal 29 Maret 1998 di Aula Universitas Muhammadiyah Malang di deklarasikannya KAMMI beberapa saat setelah FSLDK X secara resmi ditutup oleh Pembantu Rektor II UMM. Setelah itu deklarasi pendirian KAMMI yang tertuang dalam “Deklarasi Malang” dibacakan oleh Ketua Umum, Fahri Hamzah. Sehari setelah deklarasi di UMM, pada hari Senin, 30 Maret 1998, Fahri Hamzah membacakan kembali deklarasi secara umum dan mempublikasikannya dalam konferensi pers terkait pandangan KAMMI ke khalayak luas di Masjid Arif Rahman UI.

Hanya tiga belas hari sejak lahirnya, KAMMI sudah melakukan gebrakan besar dengan menggelar “Rapat Akbar Mahasiswa dan Rakyat Indonesia” di lapangan Masjid Al Azhar, Jakarta pada 10 April 1998 yang dihadiri selebihnya 20 ribu massa aksi, debut pertama ini sangat mencengangkan karena tingginya tensi dalam tuntutan dilakukannya reformasi secara besar-besaran, yang sehari sebelumnya sudah dilaksanakan aksi demonstrasi yang dihadiri 800 massa aksi. Menyusul aksi selanjutnya, pada tanggal 13 April 1998 aksi kembali dilakukan di pelataran Masjid Nuruzzaman UNAIR Surabaya yang dihadiri selebihnya 1000 massa aksi. KAMMI mengancam pemerintah akan terus menggelar aksi serupa di berbgai belahan daerah. Satu hal yang diambil, aksi-aksi yang diadakan KAMMI diikuti oleh jumlah massa aksi yang begitu besar. Ini berarti bahwa rakyat dan mahasiswa benar-benar serius ingin dilakukannya reformasi secara total.

Presiden Soeharto mulai mencari cara agar kekuasaannya dapat terselamatkan, namun gelombang demonstrasi semakin besar sehingga pada puncaknya mahasiswa dapat menggeruduk gedung DPR/MPR dan membacakan ultimatum agar Presiden Soeharto mundur dari jabatannya. Akhirnya proses tuntutan untuk dilakukannya reformasi sampai puncaknya. Pada hari Kamis tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menyampaikan pidato pernyataan untuk berhenti sebagai Presiden Republik Indonesia. Pada saat mendengar hal itu, seketika mahasiswa yang berada di sekitar gedung MPR/DPR dan di belahan nusantara bersorak gembira dengan berbagai cara mereka.

Tuntutan reformasi tidak bisa ditinggalkan begitu saja, yang dimana saat itu organisasi  mahasiswa sudah tak banyak lagi yang aktif, KAMMI selalu hadir dalam mengawal janji-janji reformasi di era transisi Presiden B.J Habibie. Sehingga KAMMI juga mengawal pemerintahan menuju Pemilu 1999. Terkait organisasi KAMMI, pasca lengsernya Presiden Soeharto. KAMMI mulai membenahi diri dengan menggelar Muktamar I di Islamic Center Bekasi, Jawa Barat pada tanggal 1-4 Oktober 1998. Salah satu keputusan yang paling penting yaitu berubahnya KAMMI menjadi Ormas Kemahasiswaan Ekstra Kampus, pengesahan visi dan misi, pemilihan ketua umum yang baru serta penyusunan sistem kaderisasinya.

Ditunjuknya Fitra Arsil sebagai Ketua Umum KAMMI yang kedua setelah Fahri Hamzah merupakan hasil muktamar yang pertama ini. Pada Muktamar I ini juga dirumuskan visi KAMMI yaitu “KAMMI merupakan wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang tangguh dalam upaya mewujudkan masyarakat islami di Indonesia” yang nantinya di tahun-tahun selanjutnya visi KAMMI akan di revisi menjadi “KAMMI adalah wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin dalam upaya mewujudkan bangsa dan negara Indonesia yang Islami”

Sekarang KAMMI dan Reformasi sudah memasuki usia 20 tahun lamanya, tapi belum sepenuhnya cita-cita reformasi dilaksanakan, maka perjuangan mengawal janji-janji reformasi masih KAMMI lakukan hingga sampai saat ini, dengan berpedoman terhadap “7 Filosofis Gerakan KAMMI” , akan selalu mewujudkan cita-cita reformasi dan bangsa Indonesia. Kader-kader yang dihasilkan oleh KAMMI tidak sembarangan dibina, mereka akan terus diperhatikan sesuai pedoman kaderisasi yang telah disusun. Maka ini menjadi alasan mengapa dari 20 tahun yang lalu hingga saat ini KAMMI masih saja eksis di setiap kampus di belahan nusantara dalam memperjuangkan cita-cita KAMMI dan bangsa Indonesia. Maka sudah saatnya bahwa perjuangan ini akan tetap diteruskan hingga cita-citanya terwujudkan. Keterlibatan KAMMI dalam membina mahasiswa dan masyarakat perlu dilanjutkan kembali melihat saat ini janji-janji reformasi sudah mulai tidak diperhatikan kembali oleh pemerintah, maka kini KAMMI yang akan terus mengawal janji-janji reformasi hingga kemerdekaan yang hakiki sesuai platform gerakan KAMMI saat ini. Salam 20 tahun Reforrmasi. KAMMI Jayakan Indonesia 2045. (*)
Nama

Agenda,28,Aksi,17,Artikel,8,Audiensi,2,Berita,10,Daerah,34,Debat,1,Demonstrasi,69,Dialog,7,Diskusi,13,Ekonomi,18,HAM,1,Historis,2,Hukum,17,Internasional,10,KAMMI,2,Kamminews,37,Kampus,8,Kebangsaan,23,Kemanusiaan,1,Keumatan,3,Konsolidasi,1,Muktamar,1,Musda,3,News,43,Opini,21,Orasi,24,Pelantikan,13,Pelatihan,1,Perempuan,10,Pernyataan,14,Politik,34,Religi,10,Sejarah,2,Sejarah KAMMI,1,Silaturahmi,11,Solidaritas,21,Sosial,33,Tentang KAMMI,1,Tradisi,2,Zona,6,
ltr
item
KAMMI NEWS: 20 Tahun Reformasi dan Sejarah Pergerakan KAMMI
20 Tahun Reformasi dan Sejarah Pergerakan KAMMI
https://2.bp.blogspot.com/-AAc9a9ixCHQ/W2b4c1xfRaI/AAAAAAAAA_4/I2WHXAQufX4hNrAlf0ryVyfpuCvHjW1jgCLcBGAs/s640/2018-05-11_20-Tahun-Reformasi.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-AAc9a9ixCHQ/W2b4c1xfRaI/AAAAAAAAA_4/I2WHXAQufX4hNrAlf0ryVyfpuCvHjW1jgCLcBGAs/s72-c/2018-05-11_20-Tahun-Reformasi.jpg
KAMMI NEWS
https://www.kamminews.com/2018/08/20-tahun-reformasi-dan-sejarah-pergerakan-KAMMI.html
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/2018/08/20-tahun-reformasi-dan-sejarah-pergerakan-KAMMI.html
true
5458317180500775300
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy