Rumus 4K untuk Sukseskan Visi Perguruan Tinggi Pada Revolusi Industri 4.0 | KAMMI NEWS

Rumus 4K untuk Sukseskan Visi Perguruan Tinggi Pada Revolusi Industri 4.0

Rumus 4K (Kritis, Kreatif, Kerjasama, dan Komunikasi) untuk Sukseskan Visi Perguruan Tinggi Pada Revolusi Industri 4.0 Oleh: Muhajirin,...


Rumus 4K (Kritis, Kreatif, Kerjasama, dan Komunikasi) untuk Sukseskan Visi Perguruan Tinggi Pada Revolusi Industri 4.0

Oleh: Muhajirin, M.E (Direktur BMT KAMMI Daerah Malang)

Revolusi industri 4.0 harus disambut semua komponen termasuk mahasiswa, entitas yang diidentikkan sebagai agen perubahan atau agen pelopor perubahan untuk masyarakat dan bangsa. Saat ini, banyak dari mahasiswa tidak lagi menjadi agen-agen tersebut dan cenderung tidak memahami dan menjalankan visi dari perguruan tinggi. Ini dikarenakan mahasiswa sekarang cenderung hedonis atau lebih memikirkan gaya daripada ilmu.

Sifat lainnya yakni apatis atau tidak peduli akan lingkungan sekitarnya, juga individualis. Hal ini ditandai dengan menurunnya tingkat partisipasi mahasiswa untuk ikut dan aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Padahal dengan adanya revolusi industri, standarisasi mahasiswa justru semakin tinggi. Maka dari itu, jika gaya bermahasiswanya seperti diatas, mereka akan sulit untuk bisa bersaing pasca kampus. Pada akhirnya, itu hanya akan menambah daftar angkatan kerja yang kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Visi perguruan tinggi biasa kita kenal saat awal-awal kita menjadi Maba (Mahasiswa Baru) yang disampaikan oleh senior atau civitas akademik disaat pengenalan dunia kampus. Namun mirisnya, visi tersebut diterima sebagai pengetahuan formal tanpa memaknainya sebagai tujuan yang harus dipahami dan dilakukan selama menempuh kegiatan akademik di kampus.

Visi Pertama: Pendidikan

Ada tiga visi perguruan tinggi, yakni: pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Pendidikan merupakan kewajiban seorang mahasiswa, memahami materi yang disampaiakan adalah hak seorang mahasiswa. Sedangkan kewajiban untuk mentransformasikan ilmu ada di pundak dosen.

Dalam penerapannya, banyak dari mahasiswa tak acuh akan haknya, tidak berusaha dan berjuang untuk mendapatkan hak tersebut. Hak yang dimaksud yakni hak ‘memahami materi’. Sebagian mahasiswa cenderung ketika belajar dikelas hanya datang, duduk, diam, mendengarkan, dan keluar kelas, tanpa mengindahkan pemahaman terhadap materi yang disampaikan dosen. Hal ini bisa diidentifikasi dari kecilnya minat mahasiswa untuk bertanya sesuatu yang mereka tidak mengerti, ini bisa kita sebut dengan istilah ‘masa bodoh’.

Efeknya akan terlihat ketika berlangsung UTS (Ujian Tengah Semester) atau UAS (Ujian Akhir Semester), dimana akhlak mahasiswa hilang. Cerminnya adalah aktivitas menyontek yang masih sering terjadi dan dampaknya terlihat dari buruknya nilai yang mereka peroleh. Padahal ketika mereka memahami materi atau pelajaran tersebut ketika menjalani UTS ataupun UAS, mahasiswa tidak perlu repot mempelajari, mengingat materi yang ada, namun sifatnya hanya mereview materi yang ada. Dan ketika ujian berlangsung tidak akan lagi aktivitas saling mencontek karena semua mahasiswa sudah paham dan mengerti.

Keberhasilan pendidikan seorang mahasiswa juga tidak terlepas dari peran seorang dosen saat memeberikan pengajaran. Dosen yang baik adalah dosen yang juga memahami materi yang ingin disampaikan dan mentransformasikan ilmunya dengan cara terbaik. Seni pengajaran, public speaking menjadi bagian terpenting dalam memberikan pengajaran.

Adanya aktivitas dua arah yang terjadi saat dikelas akan menghidupkan suasana pengajaran, bagaimana seorang dosen memberikan pancingan materi atau memberikan pertanyaan kepada mahasiswa dalam rangka membantu dosen untuk menjelaskan materi. Dari pancingan-pancingan tersebut mahasiswa akan belajar menyampaikan pendapat, melatih mental dan tentunya melatih sikap kritis seorang mahasiswa. Ditambah iming-iming pemberian tambahan nilai atau biasa dikenal dengan nilai bonus disetiap mahasiswa mengutarakan pendapat atau bertanya, akan menambah motivasi atau mendorong mahasiswa untuk mengeluarkan sikap kritisnya saat dikelas.

Seorang dosen tentunya harus bisa menyampaikan materi dengan baik dan mudah dipahami oleh mahasiswa, tidak menggunakan bahasa teksbook, atau membaca slide yang telah dibuat. Mahasiswa akan cenderung lebih memahami materi jika dosen menggunakan bahasa atau kalimat yang sederhana dan memberikan contoh-contoh aktivitas yang sesuai materi, agar imajinasi mahasiswa dapat tumbuh. Kuncinya adalah bagaimana membuat mahasiswa itu paham.

Visi Kedua: Penelitian

Visi kedua perguruan tinggi yakni penelitian. Untuk aktivitas ini, sebenarnya banyak wadah yang tersedia dikampus, mulai dari lembaga pemerintahan seperti DIKTI (Direktorat Pendidikan Tinggi) dan juga lomba-lomba yang diselenggarakan oleh kampus ataupun organisasi mahasiswa. Namun yang menjadi masalah yakni kurangnya minat untuk melakukan aktivitas penelitian atau kepenulisan. Padahal untuk bisa sukses di era rovlusi industri 4.0 salah satunya yakni memiliki sifat kreatif dan kerjasama.

Dengan mengikuti aktivitas penelitian, maka secara tidak langsung akan melatih kreatifitas. Karena penelitian yang baik yakni penelitian tersebut menarik dari judul sampai isinya. Apalagi ketika mengikuti penelitian yang diselenggarakan oleh DIKTI yang biasa dikenal dengan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang menawarkan beberapa cabang jenis penilitian baik dari kewirausahaan-penelitian murni. Untuk membuat proposal jenis penelitian diatas maka mahasiswa akan berfikir kreatif, mencari ide/judul yang betul-betul menarik dan bisa diterima oelh DIKTI dan layak untuk diberikan pendanaan.

BACA JUGA : Arah Reformasi  2.0

Semakin sering mahasiswa melakukan aktivitas penelitian maka daya kritisnya akan semakin terbangun dan terbiasa memikirkan hal-hal yang bisa memberikan manfaat kepada masyarkat melalui akal pemikirannya. Penelitian bisa menjadi sarana aktualisai mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmunya. Dari aktivitas diatas juga mahasiswa bisa mendapatkan tambahan dana atau ujrah(imbalan jasa) dari kerja kerasnya melakukan penelitian. Namun fakta yang banyak kita jumpai, mahasiswa apatis akan kegiatan tersebut.alasannya beragam yakni, tidak bisa menulis, orangnya tidak kreatif, atau tidak mengetahui informasi tentang kepenulisan.

Namun tidak bisa disalahkan penuh kepada mahasiswanya, peran kampus harusnya ada untuk menunjang minat mahasiswa untuk melakukan penelitian, misalnya adanya kebijakan yang dikeluarkan oleh kampus untuk mewajibkan mahasiswa mengikuti penelitian misal mengikuti PKM (Program Kreativitas Mahasiswa), jika tidak ikut berpartisipasi nilai matkul yang berkaitan dengan penelitian tidak keluar.

Organisasi kemahasiswaan juga bisa mengambil peran dalam mendorong minat mahasiswa untuk melakukan peneltian. Dengan cara tersebut mahasiswa akan secara tidak langsung memaksa dirinya untuk mengikuti kegiatan tersebut. Perbuatan baik itu terkadang butuh sedikit paksaan agar menjadi terbiasa. Hal ini senada dengan aktivitas ibadah, dimana ibadah itu harus dipaksa, karena bagian dari kewajiban sebagai umat Bergama, sama hal nya dengan penelitian, harus sedikti dipaksa karena itu kewajiban mahasiswa selama dikampus. Dengan sedikit paksaan tersebut akan membantu kampus dalam mencapai visi perguruan tinggi.

Visi Ketiga: Pengabdian

Visi yang terkahir yakni pengabdian masyarakat. untuk aktualisasi visi ini perguruan tinggi menerapkan kebijakan seperti KKN (Kuliah Kerja Nyata), biasanya kegiatan ini dilakukan didesa dalam jangka waktu satu bulan. Dalam kegiatan tersebut mahasiswa akan dilatih kerjasama dan komunikasi. Namun banyak mahasiswa tidak memaksimalkan wadah tersebut. Lagi-lagi mahasiswa hanya mengerti tanpa memahami maksud kegitan tersebut. Yang akhirnya mengambil peran dan memaksimalkan manfaat tersebut yakni mahasiswa yang menjadi pengurus di kelompoknya. Sisanya hanya mengikuti kegiatan tanpa mendapatkan manfaat lebih. Padahal ketika mahasiswa melakukan aktivitas pengabdian dimasyarakat, mahasiswa akan berinteraksi langsung kepada masyarakat, berkomunikasi, dan beradptasi.

Pengabdian adalah aktualisasi nyata dari ilmu yang telah diperoleh selama dikampus. Didalam pengabdian mahasiswa dituntut untuk kreatif dalam memberikan solusi atau masukan kepada desa untuk menunjang kemajuan desa. Kreatif disini yakni dalam menjalankan program didesa.

Sederhana sebenarnya kalau mau menjalankan program yang unik, menarik dan tentunya dapat memberikan masukan kepada desa dalam mengolah sumber daya yang ada yakni cari tau potensi desa tersebut, dan cari proposal kreatifitas mahasiswa dibidang pengabdian masyarakat, disesuaikan dengan potensi desa. Misal didesa A memiliki potensi wortel, maka cari proposal yang berkaitan tentang pengolahan wortel yang menarik dan kreatif. Dengan menawarkan program yang menarik dan kreatif selain memberikan masukan kepada desa akan sebuah program, juga akan meninggalkan kesan yang positif salah satunya program tersebut akan dijalankan oleh pihak desa.

BACA JUGA : KAMMI Menuju Perwujudan Prinsip Gerakan Ke-Enam

Mahasiswa yang memaksimalkan kegiatan pengabdian, akan melatih komunikasi yang baik dan langsung kepada masyarakat. juga akan melatih karakter seorang pribadi yang berbudipekerti yang baik dan bermoral. Komunikasi yang baik akan menjadi bekal seorang mahasiswa ketika pasca kampus, baik dalam mencari pekerjaan ataupun lainnya.

Mari Menyongsong Revolusi Industri 4.0

Dari latar diatas pesan yang disampaikan yakni, pertama soal kritis, ayolah menjadi mahasiswa yang kritis, krittis dalam menuntut hak paham, paham akan materi dan paham akan tujuan kuliah. Jiwa kritis bisa dibangun saat proses pembelejaran dikelas dengan sering bertanya atau menyampaikan pendapat, selain itu wadah organisasi juga bisa sebagai penunjang dalam menumbuhkan jiwa kritis.

Yang kedua terkait kreatif, jadilah mahasiswa yang kreatif, aktualisasi kreativitas bisa dengan mengikuti PKM(Program Kreativitas Mahasiswa) ataupun lomba-lomba kepenulisan.

Dan terakhir yakni kerjasama dan komunikasi, untuk menumbuhkan pola kerjasama dan komunikasi yang baik yaitu dengan memaksimalkan kegiatan pengabdian. Mari berlomba dalam kebaikan, berlomba mempersiapkan sebagai seorang mahasiswa yang mempunyai nilai jual di masyarakat. jangan menjadi mahasiswa yang biasa karena yang biasa terlalu banyak, maka jadilah mahasiswa yang luar biasa, jadilah satu dari seribu orang yang berbuat kebaikan.

Buatlah cerita yang berkesan selama dikampus dengan menyeimbangkan antara studi, prestasi dan organisasi. Berprestasilah disetiap bidang tersebut. Paksakan diri anda untuk berprestasi. Maksimalkan wadah yang ada dikampus agar menjadi mahasiswa yang memiliki jiwa, kritis, kreatif, komunikatif dan kerjasama yang baik. (*)
Nama

Agenda,28,Aksi,17,Artikel,8,Audiensi,2,Berita,10,Daerah,34,Debat,1,Demonstrasi,69,Dialog,7,Diskusi,13,Ekonomi,18,HAM,1,Historis,2,Hukum,17,Internasional,10,KAMMI,2,Kamminews,37,Kampus,8,Kebangsaan,23,Kemanusiaan,1,Keumatan,3,Konsolidasi,1,Muktamar,1,Musda,3,News,43,Opini,21,Orasi,24,Pelantikan,13,Pelatihan,1,Perempuan,10,Pernyataan,14,Politik,34,Religi,10,Sejarah,2,Sejarah KAMMI,1,Silaturahmi,11,Solidaritas,21,Sosial,33,Tentang KAMMI,1,Tradisi,2,Zona,6,
ltr
item
KAMMI NEWS: Rumus 4K untuk Sukseskan Visi Perguruan Tinggi Pada Revolusi Industri 4.0
Rumus 4K untuk Sukseskan Visi Perguruan Tinggi Pada Revolusi Industri 4.0
https://1.bp.blogspot.com/-uGapdwi4bOU/XRIYDIcYpkI/AAAAAAAABoA/M5UfFeorjukpyVbYmT9HTSPYScmVqdxggCLcBGAs/s400/images.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-uGapdwi4bOU/XRIYDIcYpkI/AAAAAAAABoA/M5UfFeorjukpyVbYmT9HTSPYScmVqdxggCLcBGAs/s72-c/images.jpeg
KAMMI NEWS
https://www.kamminews.com/2019/05/rumus-4k-untuk-sukseskan-visi-perguruan-tinggi-pada-revolusi-industri-4-0.html
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/2019/05/rumus-4k-untuk-sukseskan-visi-perguruan-tinggi-pada-revolusi-industri-4-0.html
true
5458317180500775300
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy