Merah Putih Kami “Refleksi Kemerdekaan, Islam dan Transformasi Perjuangan” | KAMMI NEWS

Merah Putih Kami “Refleksi Kemerdekaan, Islam dan Transformasi Perjuangan”

Merah Putih Kami “Refleksi Kemerdekaan, Islam dan Transformasi Perjuangan”  Oleh: Satria Kurniawan, S.Pd (Kepala DPK PW KAMMI Kaltimtar...

Merah Putih Kami “Refleksi Kemerdekaan, Islam dan Transformasi Perjuangan” 

Oleh: Satria Kurniawan, S.Pd (Kepala DPK PW KAMMI Kaltimtara 2019-2021)

“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi diriku dilindungi benteng merah putih. Akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang akan aku hadapi” – Jenderal Sudirman

Berada di negeri yang sangat besar dan luas dengan segenap potensi kekayaan melimpah ruah adalah bagian keniscayaan keberuntungan anak Negeri yang patut untuk disyukuri. Negeri yang terbentang luas dari sabang di ujung Aceh sampai merauke di tanah Papua dengan kepulauan terbesar di dunia yang mencapai 17.504 pulau. Populasi penduduk yang cukup banyak sebagai indikasi kekuatan SDM Negeri dengan banyaknya budaya sebagai simbol persatuan dan kekayaan SDA yang menggiurkan pikiran yang merupakan bagian dari sepenggal anugerah Tuhan untuk masyarakat Indonesia.

Bangsa yang besar inipun tidak terlepas dari sejarah yang begitu panjang menghiasi perjuangan para pahlawan yang telah mendahului kita, meraih cita-cita membangun Bangsa sendiri yang kuat dan berdaulat. Kemerdekaan adalah bagian nawacita yang harus diwujudkan dan bagian kristalisasi utuh kehidupan sosial dan budaya serta menjadi pengokoh pondasi kewibawaan atas para penjajah yang terus berdatangan untuk menguasi Negeri nan elok ini. Pilihan yang harus di lakukan oleh para pejuang Bangsa demi melihat masa depan yang cerah bagi generasi ke depan Indonesia.

Sejarah kemerdekaan ini sudah memasuki umur yang cukup tua ke-75 tahun dimana fase demi fase kehidupan telah dilewati dengan perjuangan untuk menjaga dan meraih cita-cita para pendiri bangsa dahulu. Suka dan duka telah dilewati secara bersama-sama dengan semangat gotong royong walaupun kenyataannya tidak berbuah manis dengan permasalahan Bangsa yang terus menghantui untuk menjatuhkan harkat martabat Negeri.

Mengulik tentang sejarah kemerdekaan Indonesia sangatlah menarik yang hingga hari ini pergolakan dinamika tentang cerita tempo dahulu masih terus menjadi perdebatan. Secara garis besar, sejarah kemerdekaan Bangsa ini tidak terlepas dari para pejuang dahulu terkhusus peran besar dari golongan Islam dengan darah yang ditumpahkan untuk mengusir para penjajah dan kroninya. Para Ulama dan juga Pesantren beserta Santri terus mengobarkan semangat Jihad untuk memerdekakan Negeri dan narasi tersebut yang sesungguhnya di takutkan oleh para penjajah.

Nasionalisme ini diilhami dari nilai-nilai yang ditanamkan oleh Rasulullah SAW yang menjadi semangat jihad oleh Ulama dan Santri dalam berjuang meraih kemerdekaan, merumuskan dasar negara, hingga mendeklarasikan kemerdekaan. Secara singkat, perjuangan di periode diawali dengan melawan penjajah portugis. Mereka membawa misi untuk menginvasi negara-negara di Asia-Afrika. Komoditi yang mereka cari untuk mendapatkan jalur dagang. Selain itu, portugis juga mengambil rempah-rempah dari Nusantara. Kekuasaan portugis berhasil di rebut kembali oleh masyarakat dengan dipimpin oleh seorang Sultan. Ketika wilayah sunda kelapa berhasil direbut kembali, maka digunakan nama yang berbau agama Islam. Mempertahankan hasil perjuangan dari penjajah Barat, selain penamaan tersebut sebagai tanda wilayah. 

Masyarakat yang pada saat itu mayoritas Muslim juga mengharapkan keberkahan dari nama baru dari sunda kelapa. Pada 22 Juni 1527 atau 22 Ramadan 933 H kelapa berhasil direbut kembali oleh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati bersama menantunya Fatahillah atau Falatehan. kemudian nama kelapa atau Sunda Kelapa diganti dengan Fathan Mubina disebut pula Jayakarta kemudian berubah menjadi Jakarta artinya kemenangan Paripurna selanjutnya Jayakarta diserahkan kepada Fatahillah atau Falatehan. Sedangkan Syarif Hidayatullah digelari pula sebagai Pandita Ratu artinya sebagai wali pemegang kekuasaan eksekutif dan agama di Cirebon hingga wafatnya 1568 M. Sekitar 50 tahun kemudian dibawah Sultan Sholeh, Portugis pun diusir dari kesultanan Ternate hal ini sebagai akibat tingkah laku imperialis Katolik Portugis yang semakin meningkat sebagai imperialis tidak mampu bekerja sama dan dengan Islam. Terutama praktik kristenisasi yang mengundang kemarahan rakyat Ternate.

Perjuangan pun dilanjut pada masa Imperialisme Modern yang ditandai dengan semangat perjuangan mengusir penjajah Belanda dan dibawah kondisi ancaman penjajah yang menggunakan agama katolik dan kristen sebagai dasar motivasi penjajahannya bangkitlah gerakan perlawanan bersenjata dengan organisasi di nusantara menjadikan Islam sebagai dasar jawabannya beserta agama-agama yang lain seperti Hindu, Budha dan Konghucu untuk melawan imperialisme barat. Islam pun semakin berkobar dalam memperjuangkan Negeri dengan adanya gerakan solidaritas kebangkitan kesadaran nasional dari para Ulama dan Santri yang di tandai dengan perlawanan mengusir penjajah Jepang melalui satu komado dalam Gerakan PETA dan merumuskan kemerdekaan Indonesia.

Peran ulama sangat jelas terlihat melalui perjuangan Ulama dan Santri, serta tokoh-tokoh Pahlawan dalam mengusir penjajah. Ideologi Pancasila dan UUD 1945 juga merupakan hasil jerih payah fikiran daripada pahlawan dan tokoh nasional. Diantaranya adalah Wachid Hasyim dari Nahdhatul Ulama, Kasman Singadimejo dari Muhammadiyah dan yang lainnya.

Sejarah singkat ini pun menjadi referensi besar untuk terus merawat cita-cita besar para pendiri Bangsa serta melawan kebathilan yang hadir untuk mengikis nilai-nilai Nasionalisme yang murni di perjuangkan oleh para pejuang Negeri yang mayoritas didominasi oleh para Ulama dan Santri. Kehadiran kita sebagai pemuda Islam sangat dinanti-nantikan oleh Umat untuk mewujudkan Negeri yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur.

Sejarah yang panjang dan besar tersebut berbanding terbalik dengan kondisi pasca kemerdekaan diraih. Di tengah fase keberjalanannya, Negeri ini tidak terlepas dari tantangan pergolakan permasalahan yang hadir dalam menekan majunya Bangsa. Teropong dinamisasi diberbagai sektor kehidupan terus tergambar oleh kita yang akhirnya menyengsarakan kehidupan Rakyat. Berapa banyak anak Negeri yang tidak bisa mengenyam pendidikan yang layak padahal pendidikan dijamin oleh Konstitusi. Berapa banyak Negara dirugikan dengan banyaknya koruptor, investasi yang kebablasan, hingga hutang yang membelenggu. Berapa banyak SDA yang dinikmati oleh anak Negeri padahal Tanah ini dijamin dan dikembalikan kepada Rakyat dan banyak lagi permasalahan hingga tak terhitung jumlahnya, Kapitalisme Kekuasaan terus merajalela menyengsarakan Negeri.

Tak jarang pada akhirnya banyak Rakyat yang putus asa atas apa yang terjadi pada Negeri ini. Nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendiri Negeri seolah hilang di renggut oleh politik kekuasaan dan para korporasi gendut. Ditengah kekosongan naluri maka Harapan kebangkitan ini yang telah diwariskan oleh para pejuang harus terus kita pegang sebagai umat Muslim dan berikhtiar menjadi lilin ditengah kegelapan.

Perjuangan melawan segala bentuk pengkhianat bangsa harus diwujudkan dengan transformasi kesadaran kepemimpinan yang berakhir pada kekuasaan kebaikan yang ditanamkan dan dikembalikan bagi kemajuan Negeri serta naluri perjuangan yang terpatri pada nilai keikhlasan tanpa embel-embel kepentingan. Hilangnya ruh cita-cita kemerdekaan bukanlah akhir dari segalanya, akan tetapi ini menjadi tonggak kebangkitan Negeri dengan menggelorakan semangat Jihad layaknya dahulu yang kobarkan oleh para Ulama dan Santri sehingga membuat takut para penjajah. Mulailah mengasah kapasitas diri dengan ilmu dan kedekatan kepada Illahi untuk menciptakan jiwa kepemimpinan dan naluri juang untuk kebaikan Negeri. Lantangkan aspirasi kebaikan kepada kebathilan karena permasalahan yang hadir adalah medan jihad yang telah Allah hadirkan kepada kita semua dan insyaAllah bernilai pahala di sisi-Nya.

Di usia 75 tahun ini, mari kita terus perjuangkan cita-cita kemerdekaan Negeri ini dan lawan segala bentuk kebathilan dengan terus mengobarkan narasi kebaikan, menciptakan mimbar-mimbar jalanan, menghidupkan gerakan ekstraparlementer, berkhidmat kepada masyarakat dan mengasah kapasitas diri. InsyaAllah Allah yang akan memberikan hasilnya kepada kita dengan ikhtiar, doa dan tawakal untuk kebaikan Negeri.

Allahu Akbar…

Allahu Akbar…

Allahu Akbar…

Merdeka…


Referensi Tulisan: Buku Api Sejarah 1 dan 2

Nama

Agama,15,Agenda,32,Artikel,26,Berita,129,Budaya,3,Daerah,58,Demonstrasi,52,Dialektika,28,Diskusi,13,Ekonomi,20,Hukum,28,Inovasi,2,Internasional,2,Kamminews,29,Kampus,18,Kebangsaan,22,Konsolidasi,5,Mukernas,2,Musda,3,Muskerda,2,Muskom,2,Muswil,2,Nasional,2,News,59,Opini,35,Orasi,48,Pelantikan,14,Pendidikan,4,Perempuan,14,Pernyataan,22,Politik,48,Silaturahmi,11,Sosial,56,
ltr
item
KAMMI NEWS: Merah Putih Kami “Refleksi Kemerdekaan, Islam dan Transformasi Perjuangan”
Merah Putih Kami “Refleksi Kemerdekaan, Islam dan Transformasi Perjuangan”
https://1.bp.blogspot.com/-4zCQMDfoiak/XzzGzVW6tyI/AAAAAAAAAJU/8po2oOX3Kd890Q-IElyhARlOxmf9Jl-ugCLcBGAsYHQ/s400/Gambar%2BSatria%2BKurniawan%2BKepala%2BDPK%2BPW%2BKAMMI%2BKaltimtara.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4zCQMDfoiak/XzzGzVW6tyI/AAAAAAAAAJU/8po2oOX3Kd890Q-IElyhARlOxmf9Jl-ugCLcBGAsYHQ/s72-c/Gambar%2BSatria%2BKurniawan%2BKepala%2BDPK%2BPW%2BKAMMI%2BKaltimtara.jpg
KAMMI NEWS
https://www.kamminews.com/2020/08/merah-putih-kami-refleksi-kemerdekaan-islam-dan-transformasi-perjuangan.html
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/2020/08/merah-putih-kami-refleksi-kemerdekaan-islam-dan-transformasi-perjuangan.html
true
5458317180500775300
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy