Merdekanya Belajar Pendidikan Dikala Pandemi | KAMMI NEWS

Merdekanya Belajar Pendidikan Dikala Pandemi

“Merdekanya Belajar Pendidikan Dikala Pandemi” Oleh: Yuli Wulandari, S.Pd (Kadept.Pemberdayaan Perempuan KAMMI PW Kaltimtara 2019...

“Merdekanya Belajar Pendidikan Dikala Pandemi”

Oleh: Yuli Wulandari, S.Pd (Kadept.Pemberdayaan Perempuan KAMMI PW Kaltimtara 2019/2020)

Pendidikan sejauh ini dipandang sebagai hak mendasar yang harus dimiliki oleh manusia. Sektor pendidikan adalah lembaga pertama pembentuk karakter pada generasi bangsa. Jika generasi bangsa terbentuk karakternya sesuai dengan cita-cita bangsa yang tertuang di Pancasila, maka kegemilangan peradaban itu pasti segera tercapai. Pendidikan memiliki peranan penting dalam setiap nilai kehidupan manusia karena pada dasarnya dalam melaksanakan kehidupan tidak terlepas dengan pendidikan. Pendidikan merupakan kebudayaan dan peradaban manusia, sehingga dalam pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kondisi dan situasi sosial. Dalam pendidikan tidak lepas dari mendewasakan dan memanusiakan manusia, karena di dalam pendidikan mencoba untuk mengasah setiap bakat dan potensi yang dimiliki oleh manusia. Sehingga dalam prosesnya diharapkan setiap manusia memiliki norma dan pengetahuan sehingga dapat menghadapi perkembangan dunia yang terus mengalami perubahan dan kemajuan. Misalnya adalah manusia-manusia yang terdidik selama kuliah, seharusnya kampus adalah tempat dimana terlahir para pemikir-pemikir kritis yang memiliki banyak solusi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bangsanya. Namun dilapangan memberikan kenyataan masih banyak mahasiswa yang apatis dan kurang sensitif terhadap berbagai persoalan bangsa.

Covid-19 datang menguji kemampuan dan ketahanan Indonesia dalam menghadapi tantangan demi tantangan dalam dunia. pendidikan. Wabah pandemi Covid-19 belum berakhir  dan tak dipungkiri berdampak kepada banyak sektor, salah satunya ialah dunia pendidikan.  Mencerdasakan kehidupan bangsa merupakan salah satu tujuan nasional sejak kemerdekaan Indonesia. Hal tersebut dijelaskan pada pembukaan UUD 1945. Landasan lain keberadaan sistem pendidikan nasional tertuang dalam batang tubuh UUD 1945 yaitu Bab XIII, pasal 31, ayat (1) yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menerapkan kebijakan belajar dari rumah atau learning from home. Sehingga, proses belajar mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka, namun saat ini harus berjalan secara daring. Sebelumnya juga, Mendikbud Nadiem Anwar Makarim atau yang biasa disapa Mas Menteri, telah mengeluarkan kebijakan Merdeka Belajar, kebijakan ini diharapkan menjadi salah satu inovasi baru dan solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi oleh dunia pendidikan Indonesia. Kebijakan ini menuai pro dan kontra, karena tantangan yang dihadapi pendidikan di kota tentulah berbeda dengan pendidikan di daerah pelosok. Gawai menjadi benda mewah yang kehadirannya sangat dibutuhkan selama proses belajar daring, belum lagi akses internet yang belum tentu menjangkau ke setiap daerah di Indonesia. Miris rasanya beberapa kali menyaksikan di laman berita ada orang tua yang terpaksa mencuri demi mencukupi kebutuhan gawai dan laptop untuk dijadikan sarana belajar bagi anak-anak mereka.

Melansir dari tirto.id, Program Waib Belajar sudah ada sejak tahun 1950, di mana pemerintah berusaha melakukan percobaan Wajib Belajar 6 tahun, dilanjutkan pada tahun 1984, pemerintah mencanangkan Gerakan Wajib Belajar (WAJAR) 6 tahun (SD), lalu di tahun 1984 WAJAR 9 tahun (SMP), dan terakhir tahun 2015 WAJAR 12 tahun (SMA). Maka dari itu, setiap anak bangsa haruslah memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak. Namun, Indonesia merupakan negara kepulauan yang tentu saja banyak tantangan yang harus dihadapi untuk memberikan keadilan pemerataan fasilitas pendidikan ke setiap daerah. Karena hal ini juga, kualitas pendidikan nasional mulai dipertanyakan. Munculnya keraguan bahwa kualitas dunia pendidikan nasional akan mengalami penurunan. Apalagi, mulai bermunculan keluhan di sejumlah daerah di Indonesia yang mengalami kesulitan melaksanakan proses belajar secara jarak jauh, kesulitan secara teknis mapun kesulitan nonteknis.

Seperti yang terjadi baru-baru ini dilansir dari halaman berita Kompas, kisah Pak guru Avan yang mengajar dari rumah ke rumah karena siswanya tak punya gawai. Pak guru Avan, dia adalah guru di SD Negeri Batuputih Laok 3, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Melalui unggahan di akun Facebooknya, Pak guru Avan menceritakan pengalamannya tersebut, di mana siswa-siswanya tidak punya sarana untuk belajar di rumah. Mereka tidak mempunyai gawai juga tidak memiliki laptop. Walaupun punya, dana untuk membeli kuota internet akan membebani wali murid, tulis Pak guru Avan. Pak guru Avan paham betul akan tugasnya sebagai seorang guru, dengan kondisi sesulit apapun harus berusaha keras untuk bisa mengajarkan ilmu kepada siswa-siswinya agar kelak mereka memiliki bekal dalam menghadapi kehidupan yang penuh dengan tantangan zaman.

Peran orang tua juga sangat perlu ditingkatkan untuk benar-benar serius mengawasi anak-anak mereka selama proses belajar secara daring, terhubung dengan jaringan internet tentu saja perlu kewaspadaan lebih, karena tidak sedikit orang-orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan momen ini untuk menjerat anak-anak ke dalam jurang pornografi dan pelecehan terhadap anak. Keterbukaan dan empati para orang tua akan juga diuji dengan kondisi ini. Selain itu, orang tua menjadi sadar bahwa betapa sulitnya tugas guru ketika mendidik anak-anak mereka. Kondisi Indonesia yang sangat beragam dari Sabang sampai Merauke, menjadi peluang besar untuk berinovasi dalam dunia pendidikan. Memanfaatkan kecanggihan teknologi tentunya tidak menggeser dan menghilangkan esensi pendidikan dengan peran dan kualitas guru. Karena, secanggih apapun teknologi yang digunakan dalam proses belajar mengajar, tidak akan pernah bisa menggantikan posisi seorang guru, karena dalam pendidikan tak hanya mengajarkan ilmu tentang dunia saja, namun juga berkaitan dengan adab, sopan santun,  dan ilmu agama.

Pendidikan yang berkualitas harus diberikan kepada setiap anak bangsa. Jika prasyarat itu gagal ditanamkan, niscaya kebangkitan dan kemajuan bangsa Indonesia akan sulit dilakukan. Kemajuan kualitas pendidikan di Indonesia menjadi tanggung jawab semua pihak baik pemerintah pusat maupun daerah, tentunya juga dukungan dari masyarakat. Sehingga nantinya, salah satu cita-cita besar bangsa dapat terwujud yaitu pembangunan pendidikan yang merata dan bermutu di Indonesia. Semoga kita semua bisa mengambil banyak hikmah dari ujian pandemi Covid-19 ini dan Allah SWT segera mencabut virus tersebut dari bumi-Nya, dan kita menjadi warga negara yang bisa keluar dari zona nyaman, semakin dewasa dalam menjalani hidup dan khususnya menjadi hamba yang senantiasa bersyukur dengan kondisi apapun sesuai dengan kehendak-Nya..(*)


Nama

Agama,15,Agenda,32,Artikel,24,Berita,126,Budaya,3,Daerah,54,Demonstrasi,46,Dialektika,26,Diskusi,13,Ekonomi,19,Hukum,28,Inovasi,2,Internasional,2,Kamminews,29,Kampus,16,Kebangsaan,22,Konsolidasi,3,Mukernas,2,Musda,3,Muskerda,2,Muskom,2,Muswil,1,News,50,Opini,33,Orasi,42,Pelantikan,14,Pendidikan,4,Perempuan,13,Pernyataan,20,Politik,49,Silaturahmi,11,Sosial,55,
ltr
item
KAMMI NEWS: Merdekanya Belajar Pendidikan Dikala Pandemi
Merdekanya Belajar Pendidikan Dikala Pandemi
https://1.bp.blogspot.com/-rEeJbICQg9c/XzzQBGR8beI/AAAAAAAAAJs/mdmu9KyNY1YvGJrXtE-mKHqX0RUbzKCuwCLcBGAsYHQ/s400/Gambar%2BYuli%2BWulandari%2BKepala%2BDPP%2BPW%2BKAMMI%2BKaltimtara.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-rEeJbICQg9c/XzzQBGR8beI/AAAAAAAAAJs/mdmu9KyNY1YvGJrXtE-mKHqX0RUbzKCuwCLcBGAsYHQ/s72-c/Gambar%2BYuli%2BWulandari%2BKepala%2BDPP%2BPW%2BKAMMI%2BKaltimtara.jpg
KAMMI NEWS
https://www.kamminews.com/2020/08/merdekanya-belajar-pendidikan-dikala-pandemi.html
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/
https://www.kamminews.com/2020/08/merdekanya-belajar-pendidikan-dikala-pandemi.html
true
5458317180500775300
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy